Politis dan Puitis (Bukan Kisah Cinta) Semua berawal dari permasalahan negara kala itu. Persimpangan jalan itu menjadi saksi bisu ketika rasa kagum itu menghantuiku. Aku mengamatimu dari kejauhan betapa keren, hebat, dan beraninya dirimu. Kamu berdiri di atas mobil yang memimpin barisan demonstrasi itu. Sesampainya di tempat tujuan, tempat para petinggi yang katanya perwakilan rakyat. Pengeras suara itu sudah ada digenggamanmu dan saat itu juga kamu sampaikan aspirasimu. Iya benar untuk yang bertanya-tanya dialah sang orator. Dia juga yang memimpin pengkajian materi sebelum disampaikannya aspirasi. Disaat itulah pertama kali kita bertemu. Sepertinya tidak tepat menggunakan kata kita, karena aku dan kamu hanya satu lingkaran. Sebuah lingkaran kecil untuk membuat sesuatu yang besar, iya sebuah perubahan. Aku memang tidak sekelompok denganmu tapi yakinlah aku satu barisan denganmu. Disini aku akan selalu memberikan dukungan kepadamu dan doa tentunya semoga Tuhan selalu memberika...
Haii Blog ini berisi tugas kuliah atau cerita pengalaman dari saya. Jika ada sesuatu yang ingin ditanyakan atau ada kritik dan saran silahkan tuliskan di kolom komentar. Terimakasih banyak sudah mengunjungi blog ini. Semoga bermanfaat!